
Ternyata di Semarang ada juga tempat makan pecel yang enak. Lokasinya di Simpang Lima, namanya
Nasi Pecel "Yu Sri".
Diajak oleh Pak Suroto, teman saya dari Depkominfo, kami beserta
rombongan lainnya langsung meluncur ke Simpang Lima yang jaraknya hanya
sekitar 10 menit dari hotel Pandanaran untuk menikmati nasi pecel ini.

Buka
sejak pukul 17.00, warung ini tidak pernah sedikitpun sepi. Pengunjung
terus mengalir untuk menikmati nasi dengan sayuran rebus yang diberi
bumbu kacang ini, dan disajikan diatas pincuk daun pisang.
Penjaja
makanan tidak pernah berhenti, benar-benar tidak pernah berhenti, untuk
mengambil nasi, sayur, lauk pauk lainnya dan kemudian mengguyurnya
dengan bumbu pecel. Kita pun harus menunggu giliran untuk dapat tempat
duduk di warung kecil ini, dan setelah selesai makan rasanya tidak enak
berduduk lama-lama karena sudah banyak orang yang berdiri untuk menanti
giliran agar bisa duduk makan.
Sebagai lauk pendamping kita bisa memilih banyak jenis penganan. Salah satu yang paling laris adalah sate keong. Selain itu jeroan seperti Paru, Babat, dan Usus
juga menjadi favorit lauk pendamping.Jeroan ini digoreng basah, seperti
dibacem lah. Tahu dan Tempe juga pasti tersedia, selain peyek udang.
Saya sendiri memilih lauk pendamping babat,telor ceplok, sate usus ayam dan sate ati ampela. Hmmmmmmmm, yummi banget deh pokoknya, walaupun bumbu kacangnya masih lebih dahsyat bumbu pecel SGPCnya Jogja.
Dan
yang lebih hebat lagi, harganya juga murah. Makan ber-enam dengan tiap
orang mengambil sate cukup banyak, jeroan dan lainnya, tentu dengan
disertai minum teh botol, kami cukup membayar 69rebu perak :)
Kesimpulan: Jika kamu ke Semarang sempatkan untuk ke Simpang Lima,
menikmati kuliner tradisional Nasi Pecel "Yu Sri".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar