Rabu, 03 November 2010

"Tour de Bali" Menikmati Keindahan Pulau Dewata

GWK Uluwatu Tour

Obyek pertama yang dikunjungi adalah Pantai Tanjung Benoa, pantai dengan hamparan pasir putih yang indah di belahan Bali selatan. Pantai ini berair tenang dan bersih serta sangat cocok sebagai tempat rekreasi untuk keluarga. Terdapat berbagai macam olahraga air yang ditawarkan oleh penduduk local seperti jet ski, banana boat, diving, parasailing, dan lain-lain. Tempat ini juga menyewakan boat menuju pulau Penyu, tempat penangkaran dan pemeliharaan penyu terbesar di Bali. 


Kemudian tour dilanjutkan menuju Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, compleks wisata dimana terdapat patung Dewa Wisnu yang sedang mengendarai burung Garuda yang rencananya dipakai sebagai icon Bali di dunia international.
 
 

Di areal GWK ini, sore harinya kita bisa menyaksikan pagelaran seni tari kecak dan sendratari yang menceritakan tentang Rama dan Shinta.
http://2.bp.blogspot.com/_muzZbm9jc9w/THSWj48EsDI/AAAAAAAAAb8/dld9CJFycMo/s1600/amphitheater-gwk.jpg


Makan siang disajikan di Kafu-kafu restaurant.
http://3.bp.blogspot.com/_I_InHCIu1SQ/ShWdE4WwvfI/AAAAAAAAAM8/1vxwa2EKgx4/s200/SAME+GWK.jpg
Usai makan siang, beranjak menuju Pura Uluwatu, Pura suci peninggalan Dang Hyang Nirartha dalam misinya menyebarkan agama Hindu di Bali. Dang Hyang Nirartha adalah seorang pendeta suci yang datang ke Bali pada abad ke 16, dan ditempat inilah beliau mengakhiri perjalanannya serta menuju nirwana tanpa meninggalkan jasadnya di dunia. Pura ini dijaga oleh puluhan kera yang konon merupakan pengikut setia Sang Pendeta.



Di Uluwatu ini juga kita bisa menikmati Tari Kecak, sambil menikati panorama sunset dengan latar belakang lautan yang sangat indah.


Setelah itu tour dilanjutkan menuju Joger, sebuah tempat shopping yang terkenal dengan berbagai souvenir dengan hiasan kata-kata yang unik. Tour usai, kembali ke hotel.








Tanah Lot Sunset Tour

Perjalanan diawali dengan mengunjungi Pura Taman Ayun, Pura peninggalan masa kejayaan Raja Mengwi. Pura ini dibangun dengan konsep Tri Mandala (3 halaman) dan dikelilingi dengan kolam indah yang menggambarkan sebuah kerajaan dengan perlindungan bentengnya. Di halaman utama terdapat beberapa Meru (tempat pemujaan yang atapnya bertingkat ganjil) untuk memuja para Dewa yang bersemayam di setiap Gunung di Bali seperti G. Agung, G. Batur, G. Batukaru dan lain-lain.
 

Dilanjutkan dengan mengunjungi Alas Kedaton, hutan kecil dengan sebuah Pura suci yang dijaga oleh puluhan kera dan kalong (kelelawar raksasa).
 

Tour berakhir di Tanah Lot, kawasan pantai selatan yang terkenal dengan keunikan pura ditengah laut (Pura Tanah Lot) dan keindahan sunsetnya. Pura Tanah Lot adalah tempat pemujaan kehadapan Sang Hyang Baruna (manifestasi Tuhan sebagai Dewa laut).
 


Makan malam disajikan di Ocean Restaurant. Usai makan malam, kembali ke hotel.






Denpasar The Capital City Tour

Tour ini menyajikan gambaran tentang kehidupan sehari-hari masyarakat kota serta obyek-obyek menarik di Kota Denpasar. Tempat pertama yang akan dikunjungi adalah Pasar tradisional Kumbasari/Badung. Pasar ini adalah pasar tradisional yang dipisahkan oleh Tukad Badung (Sungai Badung) di jantung kota Denpasar. Disini tersedia berbagai macam kebutuhan masyarakat Bali sehari-hari dari sesajen, buah-buahan, sayur-mayur, makanan/minuman sampai dengan pakaian dan perlengkapan sembahyang. Kerap dijumpai aksi tawar menawar antara pedagang dengan pembeli, jadi jikalau ingin berbelanja disini, kepiawaian dalam tawar menawar sangat diperlukan.


Ditempat ini juga terdapat masyarakat local yang menawarkan jasa angkutan dokar (delman/kereta kuda) bagi para pengunjung yang berminat.
 

Kemudian beranjak menuju Museum Bali & Lapangan Puputan. Tempat ini acapkali digunakan sebagai tempat rekreasi keluarga karena tempatnya sangat teduh dengan pepohonan yang rindang.

Ditempat yang sama juga berdiri sebuah kompleks bangunan yang dikenal dengan Museum Bali. Museum ini didirikan pada tahun 1932 dan memiliki berbagai macam koleksi seperti benda arkeologi, berbagai jenis topeng, barang kerajinan, lukisan dan juga ilustrasi berbagai arsitektur bangunan di Bali.
 

Dilanjutkan dengan mengunjungi Bajra Sandhi monument di Niti Mandala Renon Denpasar. Monument ini merupakan monument peringatan atas jasa para pahlawan Bali yang telah mengorbankan jiwa mereka untuk membela tanah kelahiran tercinta. Bentuk bangunan monument menyerupai sebuah genta dan berdiri ditengah lapangan yang cukup luas. Bangunan terdiri dari beberapa ruangan yang didalamnya memamerkan puluhan pragmen miniature perjuangan.
 

Makan siang disajikan di Canang Sari restaurant, Tour usai, kembali ke hotel.





Ubud Shopping Tour

Tour ini didesain khusus untuk para wisatawan yang gemar shopping. Perjalanan ini tidak hanya mengunjungi tempat penjualan melainkan juga ke tempat dimana barang tersebut diproduksi. Obyek pertama yang akan dikunjungi adalah Tohpati, sebuah desa yang sangat akrab dengan sebutan gudangnya kerajinan Batik. Disini para pengerajin akan mendemonstrasikan proses pembuatan batik baik tulis maupun tenun. Juga tersedia berbagai koleksi yang telah jadi dan siap untuk dijual, namun jangan heran jika harganya cukup mahal karena proses pembuatannya juga menggunakan cara tradisional yang cukup rumit.


Tour kemudian dilanjutkan menuju Celuk, desa yang marak akan pengerajin perak. Dikawasan ini terdapat puluhan rumah pengerajin perak yang berderat dipinggir jalan utama. Kita akan menengok aktivitas para pengerajin local di salah satu rumah industri di desa tersebut.


Acara shopping berlanjut menuju Batuan, desa yang tak jauh dari Celuk yang terkenal dengan seni lukisnya. Secara garis besar di Bali terdapat berbagai macam aliran seni lukis, dan Batuan merupakan salah satu dari aliran tersebut. 
 

Setelah mengunjungi salah satu rumah pelukis dan galerinya di desa ini, kemudian perjalanan diteruskan menuju Kemenuh. Kemenuh adalah sebuah desa yang terkenal dengan pematung kayunya. Desa Kemenuh adalah pemasok terbesar patung-patung kayu yang dijual di Kuta, Sukawati, Ubud, maupun Mas. Kita akan singgah di sebuah rumah pematung didesa tersebut untuk melihat lebih dekat proses pembuatan patung dan juga beberapa hasil karya mereka.


Selanjutnya perjalanan berakhir di Ubud, desa seni yang acapkali disebut sebagai desa international. Memang pantas untuk menyandang gelar tersebut karena hampir disepanjang jalan dipadati dengan restaurant, hotel dan para penjual kerajinan local. Terdapat banyak penginapan dari homestay sampai dengan hotel boutique berkelas international.


Berbagai macam museum seni juga terdapat disini, seperti Neka, Antonio Blanco, Arma dan lain-lain.




Yang tak kalah menarik adalah Ubud Art Market, sebuah pasar local yang menjual berbagai produk kerajinan dengan harga murah. Makan siang disajikan di Tropikal Bale restaurant yang bernuansa area persawahan. Tour usai, kembali ke hotel.




Bedugul dan Tanah Lot Tour

Tour dimulai dengan mengunjungi Pura Taman Ayun, Pura peninggalan masa kejayaan Raja Mengwi. Pura ini dibangun dengan konsep Tri Mandala (3 halaman) dan dikelilingi dengan kolam indah yang menggambarkan sebuah kerajaan dengan perlindungan bentengnya. Di halaman utama terdapat beberapa Meru (tempat pemujaan yang atapnya bertingkat ganjil) untuk memuja para Dewa yang bersemayam di setiap Gunung di Bali seperti G. Agung, G. Batur, G. Batukaru dan lain-lain. 


Dilanjutkan dengan obyek wisata Bedugul untuk melihat keindahan Danau Beratan dan Pura Ulundanu. Pura Ulundanu adalah Pura pemujaan kepada Dewi Danu (Dewi Kesuburan) sebagai sumber pengairan sawah para petani di Bali.
 
Makan siang disajikan di Mentari restaurant Bedugul. Di sini, dari atas kita bisa melihat pemandangan Danau Bedugul sambil menikmati sajian makan siang
http://celvinreal.files.wordpress.com/2009/10/mentari.jpg?w=200&h=150 
Selanjutnya beranjak menuju Alas Kedaton, hutan kecil dengan sebuah Pura suci yang dijaga oleh puluhan kera dan kalong (kelelawar raksasa). 

Setelah itu dilanjutkan dengan mengunjungi Tanah Lot, kawasan pantai selatan yang terkenal dengan keunikan pura ditengah laut (Pura Tanah Lot) dan keindahan sunsetnya. Pura Tanah Lot adalah tempat pemujaan kehadapan Sang Hyang Baruna (manifestasi Tuhan sebagai Dewa laut). Tour usai, kembali ke hotel.






The Green Belt Singaraja Tour


Tour ini adalah perjalanan mengunjungi obyek-obyek wisata di belahan Bali bagian utara. Dimulai dengan Candi Kuning, pasar tradisional yang menyediakan berbagai hasil pertanian pegunungan seperti buah-buahan, sayur-mayur, aneka bumbu dapur dan lain sebagainya. 
 


Dilanjutkan dengan Gitgit, air terjun terbesar dan terindah yang ada di pulau Dewata. Selanjutnya beranjak menuju Kota Singaraja, kota tua yang pernah menjadi ibukota propinsi dan sarat akan nilai sejarah, dimana kota ini memiliki pelabuhan tua sebagai pintu gerbang masuknya pasukan invantri Majapahit, para pedagang China, dan penjajah Belanda pada jaman dahulu.
 

Kemudian diteruskan dengan kunjungan ke Pantai Lovina, pantai nan elok dengan hamparan pasir hitam yang berkilauan yang terkenal dengan satwa Lumba-lumbanya yang kerap kali menari-nari di pagi hari di permukaan laut.

 
Makan siang kali ini dapat dinimati di Aditya restaurant di Lovina.


Usai makan siang tour dilanjutkan dengan kunjungan ke Banjar, sebuah Wihara Budha yang sangat megah dengan arsitektur kolaborasi antara Bali dan Asia Tenggara. Kemudian menikmati keindahan hamparan persawahan yang berundak-undak di Pupuan dalam perjalanan kembali ke hotel. Tour usai.
 





The Mother Temple (Besakih) Tour


Obyek pertama yang dikunjungi dalam full day tour ini adalah Kertha Gosa, balai peradilan peninggalan kerajaan Klungkung. Salah satu plafon dari bangunannya dihiasi dengan lukisan tradisional Kamasan yang menceritakan tentang berbagai jenis hukuman di dunia akhirat yang harus diterima oleh roh-roh yang semasa hidupnya berbuat dosa.
 

Selanjutnya beranjak menuju Besakih untuk mengunjungi Pura terbesar di Bali yang terletak di kaki Gunung Agung yang merupakan gunung tertinggi di Bali. Konsep pemujaan di Pura ini terdiri dari 2 jenis yaitu pemujaan terhadap arwah leluhur yang disucikan (Pitara) dilakukan di masing-masing Pura Pedarman, dan pemujaan kepada Sang Penguasa Tunggal dalam 3 manifestasi-Nya sebagai penguasa alam roh, alam manusia, dan alam Dewa, dilakukan di Pura Penataran Agung.


Makan siang disajikan di Puri Boga sambil menikmati keindahan panorama Bukit Jambul, perbukitan dengan bentuk yang unik di kaki Gunung Agung. 


Tour dilanjutkan dengan kunjungan ke Pura Goa Lawah, Pura goa yang dijaga oleh ribuan kelelawar yang bergelantungan didinding mulut goa. Pura ini merupakan salah satu pura terpenting di Bali, karena erat hubungannya dengan upacara pensucian arwah leluhur atau lebih dikenal dengan sebutan upacara Nyegara Gunung.


Kemudian diteruskan dengan menyaksikan kehidupan nelayan tradisional dan rutinitas mereka dalam membuat garam dapur di pesisir pantai Kusamba. Tour usai, kembali ke hotel.














Sumber: Kaskus

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails