Minggu, 13 Februari 2011

Para Pemimpin, Belajarlah kepada Dahlan Iskan !

Siapa Dahlan Iskan ? Pasti Anda semua sudah tahu. Ya, biliau adalah Dirut PLN. Dari pembacaan saya di Jawa Pos maupun di dahlaniskan.wordpress.com maka saya mengagumi sosok yang satu ini. Saya merindukan andai kata semua pemimpin kita baik di level nasional maupun daerah dan baik di legislatif, eksekutif dan yudikatif bisa seperti beliau mungkin negara kita akan selangkah lagi menjadi negara yang maju nan sejahtera.

Dahlan Iskan adalah seorang santri bahkan ‘calon’ kiyai di pesantrennya. Namun karena sikap tawadlu’-nya (karena merasa dari jalur Ibu) maka beliau memilih ‘mbalelo’ yaitu hijrah profesi menjadi wartawan. Seorang wartawan yang jujur. Bahkan rela berjalan kaki karena kekurangan ongkos bis kota. Beliau tidak pernah mau menerima ‘amplop’ atau sangu dari narasumber.

Di tangan Dahlan Iskan, Jawa Pos yang dahulunya ‘hidup segan mati tak mau’ akhirnya menjadi raksasasurat kabar setanding bahkan melebihi para pesaing-pesaingnya yang lebih dahulu eksis.

Kini beliau dipercaya memimpin perusahaan plat merah, PLN. Banyak gebrakan yang sudah dilakukannya. Namun bukan dengan ‘ngeyel’ atawa ‘ngotot’ dalam mendapatkan sesuatu yang semestinya menjadi hak PLN. Beliau mampu membawa PLN keluar dari krisis dengan caranya sendiri. Ketika PLN tidak atau kekurangan pasokan gas (yang justru gas banyak diekspor) beliau tak kuarang akal. Beliau akan mengimpor gas dari luar negeri. Nah, baru pihak yang berkaitan mau memasok gas dari dalam negeri.

Begitu juga demi penghematan luar biasa ( lebih tepat sebenarnya menghentikan pemborosan) dalam kinerja PLN beliau mempunyai banyak terobosan. Ketika pembangkit di semarang yang sangat besar mmerlukan gas yang bisa dibeli agak murah dari Petronas yang beroperasi di lautan utara Semarang, ada problem yang diluar kuasa PLN. Beliau tidak berteriak-terak. beliau ambil jalan keluar dengan cara menghentikan mesin tersebut dan memasok listrik di semarang dari jalur lain yang lebih murah. Untuk di luar Jawa yang banyak sungainya digebrak penghemnatan dengan pembuatan pembangkit listrik dari aliran sungai. Pembangkit diesel diberhentikan. Dari hal ini kabarnya sudah trilyunan rupiah bisa dihemat.

Demikian sekelumit tentang Dahlan Iskan. Banyak inovasi yang dia lakukan. Banyak ide tanpa gembar-gembor. Seluruh anak buahnya di daerah diberi kebebasan menerapkan ide terobosan kelistrikan tanpa meminta harus meminta persetujuan darinya. Di tangannya lima tahun lagi mungkin PLN akan berwajah baru, menjadi perusahaan yang beretos kerja tinggi namun berorientasi pelayanan publik.

Tiknan Tasmaun

Sumber: kompasiana.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails